Ingin Melahirkan di Rumah Sakit, Simak Tips dari SehatQ.com Berikut!

  • Whatsapp
Ingin-Melahirkan-di-Rumah-Sakit-Simak-Tips-dari-SehatQ.com-Berikut
Foto dari Canva.com Photos Unlimited

Menjelang hari kelahiran, para wanita hamil pasti sudah was-was menanti momen berharga tersebut. Bagi ibu yang sudah memiliki pengalaman melahirkan, mungkin kelahiran kedua atau seterusnya bukan hal yang asing. Namun, wanita yang hendak melahirkan pertama kali bisa saja alami ketakutan dan kekhawatiran yang berbeda. Apalagi kontraksi yang sering terjadi masih tergolong kontraksi palsu alias belum masa melahirkan tiba. Jika wawasan seputar kehamilan masih terbatas, Anda bisa langsung mengakses www.sehatq.com.

Segera ke RS Jika…

SehatQ merekomendasikan para ibu untuk segera berangkat ke klinik atau rumah sakit jika alami hal berikut!

1. Kontraksi

Jika ibu hamil mengalami kontraksi pada rahim yang menunjukkan tanda kelahiran, tidak ada salahnya untuk segera persiapan ke klinik atau rumah sakit terdekat. Tentu usia kandungan sudah mencukupi atau dekat dengan HPL. Jika Anda mengalami kontraksi pada awal trimester pertama, waspadai kontraksi palsu. Kontraksi rahim hanya terjadi di bagian perut depan dan hilang timbul yang berbeda dengan kontraksi berulang seperti hendak melahirkan.

Awal kontraksi yang terjadi berjangka waktu teratur sekitar 15-20 menit sekali. Sedangkan jelang kelahiran, maka kontraksi semakin sering berulang sekitar 5 menit sekali.

2. Alami ketuban pecah

Tanda Anda harus segera pergi ke rumah sakit adalah mengalami kontraksi yang kuat dan teratur yang bisa sebabkan selaput ketuban pecah. Biasanya ibu hamil mengalami selaput ketuban pecah jelang 12-24 jam sebelum melahirkan. Sebaiknya catat kapan pertama selaput ketuban pecah termasuk jumlah air dan warna air ketuban tersebut.

3. Mengalami fase awal kelahiran

Ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan ibu hamil wajib segera melakukan persiapan ke rumah sakit untuk proses melahirkan antara lain:

  • Penurunan bayi

Bayi yang akan segera lahir telah masuk ke rongga panggul dalam posisi yang sudah siap untuk lahir ke dunia. Biasanya ibu sang bayi akan sering mengalami buang air kecil sebab kondisi rahim yang menekan kemih.

  • Vagina mengeluarkan lendir bercampur darah

Acap terjadi pada wanita yang hendak melahirkan akan mengeluarkan lendir kental bercampur darah atau jernih hingga berwarna merah muda. Jika segera alami kontraksi persalinan yang teratur, maka segera berangkat ke rumah sakit terdekat.

Namun, lendir yang keluar bisa menjadi tanda awal jelang kelahiran yang berlangsung 1-2 minggu hingga proses melahirkan tiba. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan www.sehatq.com untuk informasi lebih detail.

  • Mengalami penipisan dan pembukaan leher rahim

Ada sebagian orang yang malas menunggu kelahiran di rumah sakit mengingat pembukaan leher rahim butuh waktu yang cukup lama. Jika telah terjadi pembukaan 1, ibu hamil masih bisa menunggu dari rumah saja sembari memeriksa segala persiapan yang telah dibutuhkan.

Namun, Anda tidak boleh menunda keberangkatan bila mengalami tanda kelahiran yang berbahaya, misalnya pendarahan hebat dari vagina, janin yang tidak terasa bergerak, bengkak pada seluruh badan, dan risiko bahaya yang lain.

Dari sekian tips mengenali tanda persalinan bagi wanita yang hendak melahirkan pertama kali, wajib segera melakukan pemeriksaan yang ditangani oleh bidan atau dokter kandungan terkait. Pastikan Anda melakukan persiapan kelahiran jauh hari menjelang HPL atau Hari Perkiraan Lahir. Persalinan normal bisa terjadi kapan saja saat usia kehamilan sudah cukup atau lebih dari 36 minggu.

Anda bisa booking rumah sakit terdekat untuk melakukan proses persalinan lewat www.sehatq.com sekarang juga. Dapatkan fasilitas pelayanan kesehatan tanpa harus antri termasuk pemesanan kamar rumah sakit. Anda bisa memilih dokter terbaik yang hendak menangani persalinan terpercaya di kota Anda, lho! Dijamin Anda akan mendapatkan harga yang terjangkau dengan fasilitas pelayanan yang kompetitif. Sebelum berangkat, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terkait kehamilan Anda setiap minggu, ya!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *