Ciri-ciri Virus Corona dan Upaya Pencegahan yang Bisa Mengurangi Angka Penularannya

  • Whatsapp
Ciri-ciri-Virus-Corona-dan-Upaya-Pencegahan-yang-Bisa-Mengurangi-Angka-Penularannya
Foto dari Canva Photos Unlimited

Angka kematian virus corona di Indonesia sangat tinggi jika dibandingkan dengan angka kematian global atau dunia. Di dunia, virus corona menginfeksi lebih dari 900.000 jiwa dengan angka kematian 4% yaitu sekitar 40.000 jiwa. Sedangkan di Indonesia, virus ini telah menginfeksi 1.700 jiwa dengan angka kematian hampir 10% yaitu 170 jiwa. Hal ini menunjukkan penanganan pasien bergejala di tanah air masih kurang maksimal sehingga pasien bergejala akhirnya meninggal dunia. Bahkan sebagian dari pasien yang meninggal dunia tersebut justru adalah para tenaga medis yang merawat pasien positif corona. Ciri-ciri virus corona yaitu batuk dan demam memang menjadi salah satu kendala untuk bisa mengenalinya di fase awal karena gejala ini sangat umum untuk berbagai jenis penyakit yang telah ada sebelumnya. Karena itu pemerintah mendatangkan alat rapid tes untuk mengetahui siapa saja yang terjangkit bahkan sebelum mereka memiliki gejala tersebut.

Bagi masyarakat yang memiliki gejala batuk dan demam, jangan terburu-buru ketakutan atau panik karena justru dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh akibat stres. Yang perlu Anda lakukan adalah mengisolasi diri di dalam kamar atau rumah sambil mengenakan masker selama sakit. Makan makanan yang bergizi dan minum obat batuk demam seperti bisa. Jika Anda tidak memiliki kontak langsung dengan orang positif corona atau berada di zona merah penyebarannya, maka terlebih dahulu kenali gejala lengkap virus corona agar Anda menjadi lebih yakin.

Berikut ini adalah gejala virus corona dari hari ke hari:

1. Hari pertama hingga ketiga.

Mengalami sakit tenggorokan seperti radang. Di fase ini Anda belum mengalami batuk dan masih bisa beraktivitas dengan normal.

2. Hari keempat.

Orang yang positif covid19 mulai mengalami diare, sakit tenggorokan semakin jelas dan suara menjadi lebih serak.

3. Hari kelima.

Sakit tenggorokan, tubuh merasa sangat lelah, serta merasakan nyeri sendi. Tubuh juga mulai mengalami demam ringan.

4. Hari keenam.

Gejala penyakit mulai beragam seperti batuk kering, sakit tenggorokan saat makan dan menelan, diare hingga muntah, kelelahan serta sesak nafas dan demam.

5. Hari ketujuh.

Demam mulai tinggi hingga 38 derajat, diare dan muntah, nafas menjadi lebih pendek. Kepala sakit atau pusing. Batuk menjadi semakin sering.

6. Hari kedelapan.

Merasakan sakit atau sesak saat bernafas. Sering batuk terutama saat berbicara. Demam di atas 38 derajat Celcius, nyeri kepala.

7. Hari kesembilan.

Gejala semakin memburuk.

Perhatikan gejala yang Anda alami apakah memiliki kesamaan dengan tabel gejala virus covid19 di atas. pastikan Anda bukan hanya merasa batuk saja namun juga demam dan diare hingga sesak nafas jika Anda tidak memiliki kontak dengan pasien positif corona sebelumnya. Namun jika Anda memiliki kontak dengan pasien positif corona, saat merasakan batuk dan demam segera lapor ke rumah sakit rujukan terdekat.

Ciri-ciri virus corona di atas bisa saja berbeda-beda sesuai dengan sistem imun tubuh penderitanya. Sebagian besar orang justru menampakkan gejala yang ringan seperti batuk sesekali saja meski ia tetap bisa menularkan virus covid19 melalui dropletnya. Karena itulah pemerintah perlu segera melakukan tes sebanyak mungkin dalam waktu yang singkat sehingga dapat mengisolasi pasien positif dari mereka yang sehat untuk mencegah penularan. Selalu jaga stamina tubuh dengan makan makanan bergizi dan hindari berkerumun serta tetap jaga jarak untuk mencegah kontaminasi virus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *